Tuesday, February 1, 2011

Februari

Bulan Februari sudah datang. Itu berarti, valentine sudah dekat. Dan itu lebih berarti, ada banyak coklat. Semakin banyak orang yang ngasih coklat, makin banyak coklat gratisan. Dan pekerjaanku ketika valentine sudah dekat adalah, merampok semua coklat mbakku dan memakannya sampai habis. Benar-benar gratis.

Tetapi, ada beberapa hal yang ganjil pada Valentine. Di hari Valentine, kita memberi coklat ke orang yang kita sayang. Apa hubungannya cinta sama coklat? Pertama-tama, coklat dapat menyebabkan gendut dan jerawatan. Orang yang memberikan coklat ke orang yang dia sayang di mataku tidak berarti ‘aku sayang kamu’, tapi jadi lebih seperti ‘aku pengen berat badan kamu naik tiga kilo dan mukamu jerawatan’. It’s not effective.

Hal yang lain lagi: memberi bunga. Aku tidak mengerti, kenapa menyatakan cinta harus dengan bunga? Bukannya aku tidak suka memberikan bunga ke orang lain, tapi menurutku membelikan duren lebih romantis daripada memberi bunga, paling tidak duren bisa dimakan berduaan, suap-suapan… Dan aku juga suka duren, jadi dobel: kenyang, enak, dan romantis. Bunga enggak bisa dimakan berduaan, kecuali kalo mau pacaran sambil manggil jin.

***


And for what i do, just because the chocolate is still free.

0 ocehan: