Thursday, January 6, 2011

Dinamika Kehidupan Remaja

Terkadang, kehidupan ini tidak seadil yang kita kira. Khususnya kehidupan remaja. Ya, benar sekali. Agar lebih dramatis aku ulangi: kehidupan remaja. Di fase kehidupan ini, seperti yang kita tahu, banyak kejadian yang munculnya tidak terduga. Contoh yang tidak jauh dan tidak muluk-muluk adalah kepleset tai kucing, atau munkin kejatuhan tai burung merpati (dan sepertinya ini memang pengalaman saya). Dan termasuk, masalah antara jenis kelamin cowok dan cewek.


Kita sudah tahu, cowok itu serba salah. Dan tentu, semua orang tahu, cewek juga selalu benar. Kenapa? Karena dimata cewek, cowok adalah makhluk yang harus mengerti mereka, tanpa harus dimengerti. Itu memang fakta. Tidak percaya? Aku beri contoh:



Cewek panggil temen ceweknya 'sayang' dibilang akrab. Cowok panggil temen cowoknya 'sayang' dibilang homo.

Cewek ngomong kalo temennya cantik, dibilang wajar. Cowok ngomong kalo temennya ganteng, dibilang homo.

Cewek nangis pas curhat, meluk temen ceweknya, dibilang wajar. Cowok nangis pas curhat, meluk temen cowoknya, dibilang homo.

Cewek suka boyband Korea, dibilang update. Cowok suka boyband Korea, dibilang homo.

Cewek suka pergi ke salon, dibilang wajar. Cowok suka pergi ke salon, dibilang banci.

Cewek pake baju cowok, dibilang cantik. Cowok pake baju cewek, dibilang banci.

Cewek kumpul-kumpul di karaokean, dibilang wajar. Cowok kumpul-kumpul di karaokean, dibilang homo.

Dan itu adalah serentetan bukti nyata yang tak bisa dihapus dari masa remaja kita. Kalo boleh frontal, aku akan melakukan EMANSIPASI PRIA. Uwooooooooo!!


*No offense, just share.

0 ocehan: