Cita-Cita
“Apa cita-cita kamu?” pertanyaan seperti itu sudah sering ditanyakan ke anak kecil. Jelas saja, yang bertanya tentu orang tua kurang kerjaan atau om-om pedopil yang mau nyulik. Misalnya, ada anak kecil ditanya mau jadi apa, dia jawab dengan mantap, “Aku pengen jadi polisi!”. Sedangkan anak kecil lainnya, pengen menjadi perancang baju. Gue, ketika ditanya tentang cita-cita, masih tidak tahu harus menjawab apa. Dilihat dari tampang, banyak yang mengira cita-cita gue susah untuk dicapai: kembali menjadi manusia.
Gue, sebagai contoh makhluk primata hidup yang baik, selalu mengajarkan wejangan yang akan berguna untuk kehidupan kelak melalui facebook atau twitter, tapi kayaknya gak guna-guna amat.
Anyway, gue sendiri waktu zaman SD punya cita-cita pengen pacaran sama Anin, cewek yang gue taksir sejak lama. Begitu SMP gue pengen jadi penyair. Baru pas SMK mau jadi programmer. Siklus hidup selalu berubah.
By the way, gue akan berangkat magang ke Tangerang, Seamolec lebih tepatnya. Gue menggantikan temen gue yang tiba-tiba menderita amnesia dan mengalami gejala asma. So, wish me luck guys :D
0 ocehan: