Saturday, February 26, 2011

Di Kesempatan Menulis Ini..

Padat, adalah 1 kata yang cocok untuk menggambarkan keadaan bulan ini. Padat, kencang, tidak kendor, hampir sama dengan pantat ayam. Bedanya, bulan ini tampak lebih ke pantat koala daripada ke pantat ayam. Oke, mari kita sudahi pembahasan pantat me-pantat ini.

***

Bulan Februari datang dengan lebih banyak tugas daripada bulan-bulan sebelumnya. Dan ini berarti: banyak tugas yang menumpuk, dan belum dikerjakan. Goblok. Tapi, dengan bantuan akal licik, tugas-tugas tersebut dapat dikumpulkan tepat pada waktunya. Caranya? Gampang, copas dari Wikipedia terus di edit dikit dan akhirnya di print. Mudah, cepat, dan aman.

Tak disangka, bulan Februari tahun ini juga sama seperti tahun lalu, tidak ada yang spesial. Yah, meskipun sang Pacar adalah pengucap pertama (ngucapin jam setengah lima..), tetap tidak ada yang spesial. Ya, 25 Februari kemaren aku ulang tahun, dan biasa saja. Sama seperti hari-hari biasa. Dengan wajah pas-pasan seperti biasa, denga teman yang agak tidak waras seperti biasa, dengan seragam biru putih yang lusuh seperti biasa. Semua biasa.

Goblok, aku goblok. Mengharapkan sesuatu yang tidak pasti, sama seperti contoh diatas: aku mengharapkan sesuatu yang istimewa. Mana mungkin ada orang yang mau memberikan sesuatu buat badut ulang tahun seperti aku. Goblok.

***

Semakin malam, semakin banyak yang ku ketik. Bukan dalam postingan, tapi makalah elektro yang tak kunjung selesai. Ku save hasil tugasku, handphone memutar lagu Don't Go-nya Bring Me The Horizon. Tanganku masih lincah mengetik. Mengetik, mengetik, dan mengetik. Tidak tahu apa yang diketik. Di setiap kata-kata yang tertulis, aku sadar, itu semua ada dalam pikiranku. Pikiranku kemana-mana. Entah kemana, mungkin jika kupikirkan pikiranku sudah sampai Stasiun Wonokromo.. Goblok, jangan mbanyol disaat seperti ini. Kamu lagi bingung dengan perasaanmu sendiri, kamu lagi bingung dengan pikiranmu sendiri, Fauzan.

Pikiranku berkecamuk, di satu sisi ada Fauzan yang baik hati, yang selalu senang menolong orang lain, yang selalu senang bila menghibur orang lain, sedang berdebat dengan Fauzan yang lain, yang egois, pemurung. Memperdebatkan sesuatu yang tidak aku mengerti. Atau, pikiranku ingin aku segera istirahat, menghentikan tulisan ini, memejamkan mata, dan tidur..

0 ocehan: