Doppleganger.
Cek cek, 1 - 2 - 3, testing-testing.
Ehm, oke.
Entah kenapa, hari ini terasa panjang sekali. Diawali bangun pagi ku terus mandi tidak lupa mulet-mulet lalu tidur lagi (oke, ini cerita lain). Seperti biasa, pada saat hari minggu yang cerah rata-rata muda-mudi Surabaya tidak mandi pagi. Yak, acara tidak mandi pagi ini biasanya akan diawali dengan menonton kartun di RCTI atau GlobalTV. Tidak percaya? Percayalah, ini terjadi setiap minggu. Tetap tidak percaya? Silahkan bertanya pada tukang becak di pinggir jalan.
Oke, kembali ke pembicaraan semula. Hari ini terasa panjang, mungkin karena aku makan banyak (yak, gak nyambung). Tapi sungguh, hari ini aku makan banyak. Pagi tadi soto ayam habis, tak lupa piring dan juga sendoknya (meskipun aku pemakan segalanya tapi gak harus piring dan sendoknya juga kali). Siangnya, satu piring penuh nasi campur habis tanpa sisa. Ini membuktikan bahwa orang rakus juga tetap manusia (lagi-lagi, gak nyambung).
Oke, kembali lagi ke pembicaraan semula. Tadi siang sempat bernostalgia ke Sidoarjo, sekedar main ke rumah sodara. Aku ingat, waktu masih jadi anak kecil yang cengeng pernah berkhayal mau jadi bupati Sidoarjo kalo sudah besar, yang memang waktu itu lagi imut-imutnya seorang anak kecil yang cengeng. Tapi, nostalgiaku kali ini lebih mengarah ke juanda lama. Walaupun cuma lewat saja, kenangan 5 bulan yang lalu tetap terasa. Ah, seandainya waktu dapat diputar.
Lho, ini gak nyambung sama judul.
Oke, ini cerita sesungguhnya.
Tadi siang, ketika burung masih berkicau indah. Adekku yang baru umur 10 tahun tapi sudah-berlagak-seperti-remaja lari ke ruang tamu. Katanya dia habis liat aku duduk-duduk di kamar sambil maen hp dengan tatapan kosong. Which is ini benar-benar aneh, sebab aku sejak sebelumnya nonton tv terus di ruang tamu sambil sesekali ngupil. Kalo gak salah kejadian ini namanya "Close To Death" atau "Dekat Dengan Kematian" (menurut mitos, tapi aku tidak percaya). Dan kalo gak salah juga, namanya bayanganku yang sedang duduk-duduk di kamar itu Doppleganger. Menurut salah satu info di kaskus, itu salah satu tanda kematian seseorang yang sudah dekat. Well, agak seram juga.
Oke, maaf jika postingan kali agak ancur, nulisnya agak ngantuk. Hehe.
Ehm, oke.
Entah kenapa, hari ini terasa panjang sekali. Diawali bangun pagi ku terus mandi tidak lupa mulet-mulet lalu tidur lagi (oke, ini cerita lain). Seperti biasa, pada saat hari minggu yang cerah rata-rata muda-mudi Surabaya tidak mandi pagi. Yak, acara tidak mandi pagi ini biasanya akan diawali dengan menonton kartun di RCTI atau GlobalTV. Tidak percaya? Percayalah, ini terjadi setiap minggu. Tetap tidak percaya? Silahkan bertanya pada tukang becak di pinggir jalan.
Oke, kembali ke pembicaraan semula. Hari ini terasa panjang, mungkin karena aku makan banyak (yak, gak nyambung). Tapi sungguh, hari ini aku makan banyak. Pagi tadi soto ayam habis, tak lupa piring dan juga sendoknya (meskipun aku pemakan segalanya tapi gak harus piring dan sendoknya juga kali). Siangnya, satu piring penuh nasi campur habis tanpa sisa. Ini membuktikan bahwa orang rakus juga tetap manusia (lagi-lagi, gak nyambung).
Oke, kembali lagi ke pembicaraan semula. Tadi siang sempat bernostalgia ke Sidoarjo, sekedar main ke rumah sodara. Aku ingat, waktu masih jadi anak kecil yang cengeng pernah berkhayal mau jadi bupati Sidoarjo kalo sudah besar, yang memang waktu itu lagi imut-imutnya seorang anak kecil yang cengeng. Tapi, nostalgiaku kali ini lebih mengarah ke juanda lama. Walaupun cuma lewat saja, kenangan 5 bulan yang lalu tetap terasa. Ah, seandainya waktu dapat diputar.
Lho, ini gak nyambung sama judul.
Oke, ini cerita sesungguhnya.
Tadi siang, ketika burung masih berkicau indah. Adekku yang baru umur 10 tahun tapi sudah-berlagak-seperti-remaja lari ke ruang tamu. Katanya dia habis liat aku duduk-duduk di kamar sambil maen hp dengan tatapan kosong. Which is ini benar-benar aneh, sebab aku sejak sebelumnya nonton tv terus di ruang tamu sambil sesekali ngupil. Kalo gak salah kejadian ini namanya "Close To Death" atau "Dekat Dengan Kematian" (menurut mitos, tapi aku tidak percaya). Dan kalo gak salah juga, namanya bayanganku yang sedang duduk-duduk di kamar itu Doppleganger. Menurut salah satu info di kaskus, itu salah satu tanda kematian seseorang yang sudah dekat. Well, agak seram juga.
Oke, maaf jika postingan kali agak ancur, nulisnya agak ngantuk. Hehe.
0 ocehan: